Art Original
S. K. Trimurti
Dibesarkan dalam keluarga yang menghendakinya untuk mempertahankan kedudukannya sebagai keluarga priyayi Jawa, Trimurti menjelma menjadi salah satu sosok pejuang perempuan yang sebenarnya. Mengawali karir sebagai guru Sekolah Rakyat (Volkschool), Trimurti kemudian masuk ke Partindo. Di Partindo ini, ia merintis jalan perjuangan politik dan kewartawanan.
Menjelang Perang Dunia Il, untuk kedua kalinya Trimurti mendekam di kamp tahanan di Garut, Jawa Barat. Pada masa Jepang, Trimurti mengalami penyiksaan dan untuk kesekian kali berstatus sebagai tahanan di Semarang karena ia adalah anggota Gerindo serta dituduh menentang gerakan fasisme Pemerintah Militer Jepang di Indonesia. Suaminya juga mengalami nasib sama, dipenjara oleh Jepang.
Sepanjang hidupnya selalu mengalami dan terlibat dalam berbagai gejolak politik yang terjadi di Indonesia.
| B05196S | 92 (TRIMURTI) AGU t | Perpustakaan Daerah (900) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
| B05197S | 92 (TRIMURTI) AGU t | Perpustakaan Daerah (900) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain