Art Original
Ciung Wanara : sebuah cerita pantung sunda
Ciung Wanara berasal dari cerita rakyat (pantun) Sunda. Mengisakan tentang prialanan Clung Wanara mencari kedua orangtuanya. Alkisah, Ibu Ciung Wanara, Nyi Pohaci Naganingrum, permaisuri Prabu Barma Wijaya Kusumah, difitnah permaisuri raja lainnya, Dewi Pangrejep. Nyi Pohaci dituduh melahirkan seekor anjing. Atas inisiatif Lengser, pembantu Prabu Barma Wijaya Kusumah, bayi yang diganti anjing saat jabang bayi Nyi Pohaci lahir dihanyutkan ke sungai. Nyi Pohaci pun diusir dari istana Galuh, tapi diam-diam ditampung oleh Lengser yang hatinya mulia. Sampai suatu ketika rahasia terkuak ketika Ciung Wanara beradu ayam jago melawan ayam jago milik Prabu Barma Wijaya Kusuma. Cerita berakhir bahagia ketika semua kebusukan Dewi Pangrejep terbongkar oleh kesaksian Lengser, Nyi Pohaci dan Ciung Wanara. Meski begitu Ciung Wanara dan Nyi Pohaci tidak membalas dendam: ia meyerakkan sepenuhnya kepada aparat hukum untuk mengadili para tersangka yang terlibat makar dan fitnah keii terhadapnya. Cerita rakyat ini penuh dengan keteladanan
| B04886S | 398.309 AJI c | Perpustakaan Daerah (300) | Tersedia |
| B04887S | 398.309 AJI c | Perpustakaan Daerah (300) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain